Website Resmi Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang

Optimalkan Tata Kelola Aset, Dispaper Pangkalpinang Gelar Rapat Koordinasi Bersama Inspektorat

0

PANGKALPINANG – Dispaper – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang tterus berupaya memperkuat tertib administrasi serta optimalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menggelar rapat koordinasi khusus bersama jajaran Inspektorat Kota Pangkalpinang guna membahas status dan tata kelola aset Rumah Potong Hewan (RPH) pada Selasa (22/9/2026). Rapat kerja yang berlangsung di ruang pertemuan Inspektorat Kota Pangkalpinang ini dipimpin langsung oleh Kepala Inspektorat ,Lurah dan jajarannya, dari aset dan jajarannya demi memastikan seluruh fasilitas penunjang sektor peternakan tercatat dan termanfaatkan sesuai dengan regulasi kedinasan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam penegakan kepatuhan serta transparansi tata kelola pemerintahan yang bersih. Dalam pembahasan strategis tersebut, pihak dinas turut didampingi oleh Kepala Bidang Peternakan serta Kepala UPTD RPH Kota Pangkalpinang. Kehadiran unsur teknis ini bertujuan untuk memberikan pemaparan detail mengenai kondisi riil di lapangan, inventarisasi sarana prasarana, hingga potensi pengembangan operasional bangunan RPH ke depan. “Koordinasi bersama Inspektorat selaku aparat pengawas internal sangat krusial bagi kami. Ini dilakukan agar penataan, pemanfaatan, maupun legalitas aset-aset yang berada di bawah naungan UPTD RPH berjalan akuntabel dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi pelayanan publik,” ungkap pihak dinas di sela-sela jalannya rapat. Melalui sinergi dan asistensi intensif dari Inspektorat ini, Dispaper Kota Pangkalpinang menargetkan penyelesaian berbagai kendala administratif aset secara cepat dan tepat. Upaya pembenahan manajemen aset ini diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi RPH dalam menyediakan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) bagi masyarakat luas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.