Website Resmi Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang

Perluas Kolaborasi Pengawasan, BBPOM Bahas Penguatan Strategis Bersama Wali Kota Pangkalpinang

0

BANGKAPOS.COM, BANGKA – DISPAPER – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkalpinang, Alex Sander melakukan audiensi dengan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (28/10/2026). Penguatan peran pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengawasan obat dan makanan menjadi perhatian lintas sektoral. Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Pangkalpinang, yaitu Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Kesehatan, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan mendukung pelaksanaan program pengawasan obat dan makanan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Pangkalpinang, Kepala BBPOM di Pangkalpinang Alex Sander, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah diperlukan agar berbagai program pengawasan dapat terintegrasi dengan kebijakan dan kegiatan perangkat daerah. “Perlindungan masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan memerlukan dukungan berbagai pihak. Kami berharap koordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkal Pinang dan seluruh OPD terkait dapat semakin memperkuat pelaksanaan program pengawasan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memastikan aspek keamanan obat dan makanan menjadi perhatian bersama,” ujar Alex Sander. Satu di antara agenda yang dibahas adalah penguatan pengawasan keamanan pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk rencana pengambilan dan pengujian sampel pangan.  Selain itu, audiensi juga membahas pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), khususnya terkait pemenuhan persyaratan dan kelengkapan data dukung oleh OPD terkait sebagai bagian dari upaya mendukung penerapan keamanan pangan di Kota Pangkal Pinang. Penguatan kelembagaan juga menjadi perhatian melalui dorongan pembentukan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) di tingkat Pemerintah Kota Pangkalpinang.  Tim ini diharapkan menjadi wadah koordinasi antar perangkat daerah dalam merumuskan rencana aksi, melakukan pemantauan dan evaluasi, serta melaporkan pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pengawasan obat dan makanan secara berkala. Audiensi turut membahas pengawalan implementasi Surat Edaran Wali Kota mengenai Antimicrobial Resistance (AMR), dukungan terhadap pengawasan pangan industri rumah tangga melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Badan POM, serta pendampingan keamanan dan mutu pangan bagi pengembangan Rumah Produksi Bersama Produk Olahan Nanas di Tua Tunu. ari sisi pelayanan publik, pertemuan turut membahas dukungan operasional SIDULANG POM (Sistem Digital Layanan Publik BBPOM di Pangkalpinang) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pangkalpinang.  Melalui fasilitas komunikasi digital yang tersedia, masyarakat dapat terhubung dengan petugas BBPOM untuk memperoleh informasi, berkonsultasi, maupun menyampaikan pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor. Berbagai agenda yang dibahas dalam audiensi ini diharapkan menjadi landasan bagi penguatan koordinasi dan tindak lanjut bersama antara BBPOM di Pangkal Pinang dan Pemerintah Kota Pangkalpinang.  Melalui kolaborasi lintas sektor, pelaksanaan pembinaan dan pengawasan obat dan makanan diharapkan semakin optimal dalam mendukung keamanan produk yang beredar serta meningkatkan perlindungan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.