Website Resmi Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang

Jaga Ketahanan Pangan dan Cegah Penyakit Hewan Masuk Pangkalpinang, Pemkot Gandeng Balai Karantina

0

BANGKAPOS.COM, BANGKA- DISPAPER – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang memperkuat koordinasi dengan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus mencegah masuknya penyakit hewan dan tumbuhan ke Pangkalpinang. Upaya itu dilakukan melalui kunjungan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang ke Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung. Pelaksana Harian (Plh) Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Mashur Samsuri, mengatakan sinergi dengan Balai Karantina diperlukan untuk memastikan lalu lintas hewan dan tumbuhan yang masuk ke Pangkalpinang tetap terawasi. Menurut dia, pengawasan tersebut menjadi penting karena Pangkalpinang selama ini merupakan daerah bebas rabies. “Kalau kita pada prinsipnya datang bersilaturahmi ke Balai Karantina untuk lebih bersinergi,” kata Mashur kepada Bangkapos.com, Rabu (23/9/2026). Ia berharap koordinasi yang dibangun bersama Balai Karantina dapat memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit hewan yang berpotensi masuk ke Pangkalpinang. “Karena kita tahu Kota Pangkalpinang kota bebas rabies, jangan sampai ini ada kendala lagi,” ujarnya. Di sisi lain, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung, Herwintarti, menyambut baik langkah Pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut. Menurut Herwintarti, kolaborasi antara Balai Karantina dan pemerintah daerah diperlukan karena keduanya memiliki tujuan yang sama, salah satunya membangun sistem pangan daerah yang lebih mandiri. “Ini momen yang luar biasa kami, tentunya hasil sinergi kami kepada Pemerintah Daerah khususnya Kota Pangkalpinang, mewujudkan bahwa kita bersama memiliki visi yang sama dan tujuan sama,” kata Herwintarti. Ia menjelaskan, sistem perkarantinaan memiliki peran dalam mendukung upaya mewujudkan kemandirian pangan di Pangkalpinang. Pengawasan terhadap komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan menjadi bagian dari upaya tersebut. “Untuk mewujudkan Kota Pangkalpinang yang mandiri pangan, bagaimana peran-peran karantina dalam sistem perkarantinaan kita terbangun,” ujarnya. Selain berkaitan dengan pengawasan, sinergi antara Balai Karantina dan pemerintah daerah juga telah membuka peluang bagi sejumlah komoditas asal Pangkalpinang untuk menembus pasar luar negeri. Herwintarti menyebut beberapa komoditas yang telah disinergikan bersama Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di antaranya daun ketapang, daun manggis, dan buah pinus. Komoditas tersebut bahkan telah dikirim ke sejumlah negara, yakni Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. “Dan ada beberapa sampling yang kita berhasil sinergikan dengan Pemerintah Kota serta Pemerintah Provinsi, yaitu yang berasal dari Kota terkait daun ketapang, daun manggis, dan juga buah pinus,” katanya

Leave A Reply

Your email address will not be published.