RRI.CO.ID, Pangkalpinang – DISPAPER – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang menggelar pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bangka Belitung, yang diikuti sebanyak 91 peserta di Aula Dia Paper Pangkalpinang, Kamis 29 Oktober 2026. Plt. Asisten Administrasi Umum Kota Pangkalpinang, Syafruddin, mengatakan pelatihan ini bertujuan mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis sayuran yang memiliki masa panen relatif singkat, seperti kangkung dan sawi.Menurutnya pemanfaatan pekarangan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan pangan keluarga. “Jadi, kegiatan hari ini merupakan kegiatan sederhana, tetapi bermanfaat. Kita bisa memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman dengan siklus pendek, seperti kangkung dan sawi, yang bisa dipanen dalam waktu singkat,” ujar Syafruddin. Disampaikannya, pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. “Minimal, ini menjadi salah satu upaya memberikan ketahanan pangan bagi keluarga. Dengan kondisi ekonomi yang mungkin belum stabil, pekarangan yang dimanfaatkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Mashur Samsuri, menyampaikan bahwa pihaknya juga berencana memberikan bantuan bibit kepada masyarakat untuk mendukung penerapan hasil pelatihan. Bantuan bibit tersebut akan diberikan, meskipun dalam jumlah terbatas, kepada kelompok dasawisma atau kelompok kerja (Pokja) agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penanaman di lingkungan rumah masing-masing. “Bibit nanti akan kita berikan kepada mereka, walaupun sedikit, kepada dasawisma atau Pokja agar mereka bisa menanam di rumah,” kata Mashur. Adapun salah satu jenis bibit yang akan diberikan adalah sawi, yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga.